Portugal melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia U-17 2025 setelah berhasil mengalahkan Belgia dengan skor 2-1. Pertandingan yang berlangsung di Lapangan 3 Aspire Zone, Doha, Qatar, memperlihatkan permainan yang menegangkan dan bersemangat dari kedua tim.
Anisio Cabral menjadi bintang lapangan dengan dua gol yang dicetaknya pada babak pertama. Di sisi lain, Belgia hanya mampu memberikan balasan melalui Noah Fernandez yang mencetak gol saat masa injury time babak pertama.
Hasil ini memastikan Portugal melaju ke tahap selanjutnya dalam turnamen bergengsi ini. Mereka semakin menunjukkan bahwa kekuatan tim Eropa di ajang dunia tidak bisa dipandang sebelah mata.
Prestasi Portugal di Piala Dunia U-17 Sejarah dan Sejauh Ini
Portugal telah lama dikenal sebagai salah satu kekuatan di sepakbola pemuda dunia. Sejak berdirinya Piala Dunia U-17, mereka telah menunjukkan performa yang mengesankan, termasuk menjadi juara pada tahun 2016.
Pencapaian ini tentunya mencerminkan pengembangan pemain muda yang mumpuni di seluruh aspek, baik teknik maupun mental. Tim ini sering kali menjadi tempat lahirnya bintang-bintang masa depan yang bersinar di level senior.
Kiprah mereka di babak penyisihan grup kali ini juga menunjukkan bahwa Portugal tetap menjadi tim yang patut diperhitungkan. Dengan kombinasi antara pengalaman dan talenta muda, mereka siap bersaing dengan tim-tim kuat lainnya.
Performa Tim Belgia dan Peluang di Turnamen Mendatang
Walaupun kalah dari Portugal, tim Belgia tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi. Mereka berhasil menembus babak 32 besar, berkat kerja keras dan strategi yang diterapkan oleh pelatih.
Gol dari Noah Fernandez di saat kritis menunjukkan bahwa Belgia memiliki potensi untuk bersaing meski tertinggal. Pengalaman berharga ini bisa menjadi pembelajaran untuk turnamen mendatang.
Dengan pemain muda berbakat yang dimiliki, Belgia berpotensi untuk bangkit dan memberikan performa yang lebih baik di masa depan. Mereka bisa menjadi salah satu pesaing utama di kompetisi Eropa mendatang.
Kinerja Tim Mali Dalam Menghadapi Zambia di Babak 32 Besar
Mali tampil gemilang saat melawan Zambia, tim kuda hitam yang mengejutkan di turnamen ini. Mereka berhasil menang dengan skor 3-1 dan melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia U-17.
Gol awal Mali yang dicetak oleh Raymond Bomba menunjukkan dominasi mereka di pertandingan tersebut. Zambia mencoba bangkit dengan menyamakan kedudukan, namun Mali tetap memegang kendali permainan.
Pada akhirnya, tambahan gol dari Seydou Dembele dan Lamine Keita mengunci kemenangan bagi Mali. Dengan performa luar biasa ini, mereka berhasil menjaga peluang untuk melaju lebih jauh dalam turnamen.